Powered by Blogger.

Flower on My February

Hari ini aku bersama sang malaikat
Hari ini kami bicara lumayan banyak
Dia, seperti biasa, cantik mempesona
Dan aku, seperti biasa, hanya memandang kagum tak berdaya

Hari ini kami menghabiskan malam bersama
Hari ini aku masih melihatnya dengan cara yang sama
Dia, yang selalu membuatku tersenyum, entah bagaimana caranya
Dan aku, seperti biasa, hanya menikmati tanpa bisa bilang kepadanya

Kamu tahu, malam ini aku bicara kepadanya
Aku bilang, aku berhenti berharap pada manusia
Tapi saat itu aku tidak mengatakan isi keseluruhan cerita
Bahwa Dia adalah wujud harapan terakhirku yang binasa


A Rainy February, 2018

Farewell Tembem & Mini

    Seminggu yang lalu, Ollie sama Shella, anak-anak dari UPH College yang magang di tempat kerja gw baru aja menyelesaikan masa-masa tertindas mereka. FYI, pertama kalinya gw tau ada anak kelas XII yang masih harus magang, padahal UN sama UAS dari sekolah udah selesai ya cuma mereka ini. kebanyakan yang training di tempat gw kalo ga' kelas X, XI atau mereka yang magang buat nyusun laporan wisuda.

    Well, mereka emang beda sendiri sama anak training yang laen, entah kenapa dari awal masuk aura-nya emang udah suram. Kalo Shella mungkin cuma belom mood aja. Wajarlah, soalnya disaat temen-temen dia dari sekolah lain udah sibuk nyiapin liburan, dia malah harus jadi romusa di tempat naas dimana ada gw dan segala musibah menanti :p. Ollie beda lagi, anaknya emang petakilan dari awal. Gw curiga dia adalah hasil peranakan manusia dan biji kutu loncat, saking petakilannya -_-

   Buat lebih jelasnya, gw bakal deskripsiin profil mereka masing-masing.


How To Handle Ones With “Melesek” Nose…


    Humm,, intro yang enak gimana yahh ?? 
Okeyy, first of all, mungkin pembaca ada yang nanya, kenapa gw pake kata “Melesek”, bukan kata dalam bahasa Inggris… No, bukannya gw ga’ tau apa bahasa Inggrisnya hummm… *Ga’ tega nyebutnya :p*
Yah, bahasa kerennya si “Pesek” (kesebut juga :D). Gw tau ko, bahasa Inggrisnya,, beneran. What, lo mau tau apa bahasa Inggrisnya? Yahh, pokoknya gw tau dehhh… Lo coba cari aja di kamus ato ketik di gugel translet, ada pasti :D.

    Okey, mulai aja ya pembicaraan kali ini. Abangnya mau burur-buru kampanye buat pemilihan CALEG Kecamatan JEMBer-UTara (jangan disingkat,, pliss jangan :D).

    Dalam budaya Indonesia, terlihat ada beberapa kecenderungan diskriminatif terhadap mereka yang “berkekurangan”. Salah satunya mereka yang memiliki kekurangan dalam hal level “kemajuan hidung”. Nenek moyang kita mengenalnya dengan sebutan PESEK.

   Banyak gw denger di sekitar kita, pesek menjadi bahan ledekan bagi beberapa orang. Beberapa juga menganggap itu aib ( yang ini gw ngarang sendiri :p). Entah karena sebagian penduduk Indonesia memiliki kontur hidung normal, atau memang kita aja yang suka cari-cari kekurangan orang lain .

    Padahal, menurut penelitian Mamang Profesor Sanusi Junaedi Asmadji, SPK. Mck. Banyak sisi positif yang dihasilkan dari keberadaan mereka yang *maaf* pesek…
Contohnya aja gini:

1. Orang Pesek Hemat Oksigen
Yupp,, ini keutamaan orang pesek yang paling keliatan. Mereka napasnya hemat. Gimana ga’ hemat, lobang masuk oksigennya aja sempit banget. Belom tentu setiap kali tarikan oksigen bias masuk. Tapi lo harus bisa ngebedain mana orang pesek sama orang jadi-jadian kaya' gambar ini:


    Yang kanan itu gambar orang *maaf* pesek, sedangkan yang kiri itu gambarnya akang Voldemort, musuh bebuyutannya mas Heri Poter. Kalo yang kanan itu manusia tulen, nah yang kiri bisa kita sebut manusia jadi-jadian, karena dia udah ngorbanin sisi manusianya buat ngedapetin kekuatan sihir yang hebat.


Bahagiaku Sangat Sederhana


Bahagiaku Sangat Sederhana


Bahagiaku sangat sederhana
Saat aku berjalan dibelakangmu
Dan kau berbalik sambil melangkah mundur
Agar kau  dapat berbicara sambil melihat wajahku

Bahagiaku sangat sederhana
Saat aku berjalan di depanmu
Dan kau berlari lalu menarik tanganku
Agar kau bisa berjalan di sampingku

Secret Admirer...

Yahooo, eperi-badi...

    Apa kabarnya kalian semua?? Sehat?? BAB lancar? *okey, lo boleh abaikan pertanyaan yang terakhir...

 Then, like i promissed, even though it takes a long while. Maklumin ya, tema kali ini cukup berat, seberat lo ngangkat Pretty Asmara pake kelingking kaki. Jadi maklumin aja kalo buat ngumpulin materi postingan gw kali ini makan waktu cukup lama. Apa? Ga' ko.. gw bukannya lupa kalo gw punya blog atau lupa kalo gw harus pake celana diluar sempak (*efek kebanyakan nonton pelem suparman).

    Well, sebelum introducing gw makin ngaco, kita mulai aja pembahasan soal secret admirer... *ehemmm (batuk gaya narasumber di tipi-tipi).

    See, secret admirer atau bisa juga lo sebut "Shadow Lovers", kenapa? Yah, karena buat orang yang mereka sukai, mereka ga' lebih dari "bayangan" semata. Ada tapi ga' dianggap, hilang pun ga' bakal dicariin. Begitulah nasip para pecinta dalam diam ini.

    Hal pertama yang mau gw bahas, kenapa bisa ada seseorang yang lebih milih sebagai "pengamat" yang cuma bisa merhatiin orang yang dia suka, daripada jadi "pejuang" yang terang-terangan berusaha ngedapetin seseorang itu. Okey, berikut alasan-alasan yang gw dapetin buat pertanyaan di ata. Kalo lo ada jawaban yang lain, boleh ditambahkan :

Friend-Zoned...

Buenos dias, World...

Akhirnya sempet juga gw apdet ni blog lagi. Maklum, Bang Rio Dewanto ngajakin maen mulu, hehehe :p.

    Okey then, setelah bingung mau nulis soal apa, akhirnya buat tulisan kali ini gw mau coba tema yang sedikit lebih " ringan ". Kalo biasanya gw cuma curhat soal masalah pribadi, maka sebagai seorang calon  penulis yang pengertian, gw mau mencoba buat lebih peka akan masalah yang terjadi sama orang-orang di sekeliling gw *Tsahhhh.

    And finally, berdasarkan hasil curhatan gw sama Pak H. Makmur, gw memantapkan diri buat nulis soal salah satu problema hidup remaja yang lagi marak terjadi belakangan ini, yaitu " Friend-Zoned ".
Apa?? Lo ga' tau apa itu Friend-Zone?? Well, mungkin banyak dari para pembaca sekalian ( ceilee... ) yang masih bingung apa itu Friend-Zone



   kalo ada di antara lo yang ngerasa tu istilah keren banget, percaya deh, it won't feel that way if you're going through it....

    Okey, let's make a simple example of what Friend-zone is. Pernah ga' kalian ngalamin perasaan dimana kalian memiliki rasa ketertarikan sexual buat lawan jenis ( sesama jenis juga boleh lah,, *ehhh ), tapi waktu kalian nyoba buat ngutarain perasaan kalian itu si " Target " justru bilang

















After A Long Break... Curhat Again

    Eh, busett... Gw udah lama juga ya ga' apdet nih blog, ampe hampir lupa kalo gw punya blog Hehehe '
Bai de wai, selama beberapa lama gw ga' lagi nge-blog banyak banget yang mau gw certain. Especially about  farewell sahabat deket gw, Vio.

   It's sad, but everyone should admit that where there's a meet, there will be also a separation. Yap, yang namanya perpisahan pasti ada di belakang setiap pertemuan. Yang ngebedain cuma, apa dan kapan lo bisa ketemu lagi. Khusus buat Vio, dia ini temen gw dari jamannya gw masih SMP. Saat itu gw terbilang masih unyu-unyu banget ~skip aja kalo ga' mau muntah. Well, you could say that we're a solid buddy since the first sight ( ceilee... ). Buat yang pernah baca postingan lama gw, inget tragedi waktu gw pertama kali ketemu sama mantan gw di postingan pertama gw ? Vio itu salah satu sahabat mantan gw yang paling deket sama gw dari awal ketemuan. Anaknya pendiem, tapi lucu plus bikin gemes. Beda sama gw yang walaupun waktu itu sama-sama pendiem tapi lebih sering bikin orang pengen nampol -,- .

    Okey, back to our main topic.... It's always hard to let people that you trully love go, even for a small distance. Yeah, i feel it... Setelah sekitar 6 tahun gw ga' ketemu sama dia *sama sahabat-sahabat gw yang laen jg sih*, amazingly, we still have the chemistry of a best friend since the first moment we meet again :). It's strange how a solid relationship will hold on through times, and never change even miles apart....

    I've lost many things in my life, but loosing a person who really meant for you, always be the hardest of all. Gw kehilangan banyak banget hal yang penting waktu Ai, mantan gw pergi. Gw kehilangan sosok musuh bebuyutan, sekaligus sahabat terbaik yang paling bisa ngertiin gw, juga guru paling hebat yang pernah gw kenal. She taught me everything that built me as i am now.

    And i still figured out, when someone said " I'll be OK for letting my beloved go, I'm ready for it ". Menurut gw, orang yang bisa ngerasa baik-baik aja dan siap waktu kehilangan orang yang bener-bener penting buat mereka pasti orang paling hebat di bumi. Alasannya ? Karena sampe sekarang, gw ga' bisa kaya' gitu.... Gw ga' pernah bisa siap buat kehilangan sesuatu, apalagi seseorang yang bener-bener penting buat gw. Ga' peduli selama dan sekeras apapun usaha yg gw lakuin, Separation always hard to accepted.

   

Poling In Lop...

      Poling In Lop ( PIL )... Mungkin ini kata yang paling ga' asing lagi di kuping para pembaca sekalian ( kecuali ada yg biasa denger lewat lobang idung ). Mulai dari anak-anak, remaja, dewasa, kakek-nenek, sampe ABG Tua ( korban dangdut :P ) pasti tau apa itu Poling In Lop..

    Whatt ?? Bukannn... Itu bukan sejenis sensus buat ngukur berapa lebar jamban yang di butuhin seseorang buat poop dengan nyaman. Poling In Lop atau dalam bahasa ABG jaman sekarang disebut " jatoh cinta ", " Addicted ", " shipping ", " crushing " atau " tresno " ( bukan tresno yang jagain mesjid depan kelurahan...) adalah salah satu hal yang paling sering di ucapin sama ABeGe gaul di sinetron-sinetron Indonesia. Rasanya, kadar kegaulan lo bakal berkurang kalo ga' pernah ngerasain apa yang namanya " Poling In Lop " saat remaja. Okey, emang ga' ada hubungannya, forget it eniwey...

   Tapi inilah tema yang mau gw bahas di postingan gw kali ini. It's about " How Love Affect Us ".
Banyak orang yang bingung, dimana dia harus nyari cinta ? Bahkan mungkin banyak yang nanya " apa itu cinta ? " karna ngerasa ga' pernah nemuin cinta. Trust me, Dude, it's simpler than you thought.

    Love, apapun cara lo nyebut itu, adalah sebuah perasaan yang simple, but yet complicated to understand with. Gw pernah ngerasain apa itu " jatuh cinta ", juga apa arti sebenernya dari " kehilangan ". percaya, deh, itu ga' sesimple lo kehilangan duit buat bayar parkiran mal yang rata-rata sekarang mencapai goceng sekali masuk -*sumpah, ini mahal banget buat gw yang kalo mau makan aja harus gigitin kulit pohon dulu.

   Cara paling simple buat tau lo pernah  ngerasain cinta adalah dengan " kehilangan " sesuatu. Ada ungkapan yang bilang, ' cinta ga' bakal pernah tau kedalamannya, hingga tiba saatnya kehilangan '. Dan emang itulah kenyataannya. Trust me, i really know it. Tapi apa itu cara yang lo mau buat ngerasain apa itu cinta ? Maaf, lo orang yang tolol kalo begitu.

    Cinta ada ko' di sekeliling lo kalo lo mau nyoba buat ngerti... Angin yang berhembus waktu lo kepanasan, itu cinta. Air hujan yang jatoh di gurun yang gersang, itu cinta. Matahari yang nerangin dunia lo, itu cinta. Artis blesteran yang kalo' mau naek ojyek pasti becyek, itu juga cinta *mulai ngaco.

    See, love's not as complicated as it's seen. Masalahnya adalah, mereka terlalu sederhana, sehingga lo yang biasa berfikir bahwa cinta adalah sesuatu yang " WAHH " ga' pernah ngertiin itu. Yups, cinta itu sederhana, sesederhana awan yang bergerak di langit, sesederhana mata air yang mengalir di gunung. Yang lo butuhin cuma ngeliat sesuatu dengan cara yang " berbeda ".

Nee-chan Pernah Bilang....

    Hehehe... mungkin ini kalimat yang paling sering gw ucapin waktu gw mau ngucapin sesuatu yang ' dewasa '. Karena jujur, gw bukan tipe orang yang bisa ngasih kata-kata serius begitu aja. Waktu gw nonton serial Kamen Rider Kabuto, tokoh utamanya, Tendou Souji selalu bilang Obachan ga itte ita ( My grand mother said this ) lalu diikuti oleh kalimat-kalimat bijaksana yang entah beneran keluar dari mulut neneknya atau cuma karangan aja... Dari situ gw mulai nyoba buat nyiptain tokoh ' fiktif ' itu. Dan ga' kerasa udah banyak banget kata-kata yang bisa dengan gampangnya gw keluarin, padahal dulu cuma bisa gw simpen aja di kepala gw...

    Di thread ini gw mau nulis sebagian dari kata-kata yang udah di ciptain sama ' Nee-chan ', beberapa ter inspirasi sama tokoh-tokoh yang menurut gw kata-katanya keren, selebihnya merupakan kata-kata yang gw ciptain sendiri waktu gw lagi merenung, sedih, bahagia, galau, boker.. Eh, yang terakhir ngga deh ! Semoga ga' ada yang bakalan sakit hati sama quote gw, apapun yang gw tulis di sini adalah apa yang gw rasain dalam hidup gw.... I hope you enjoy reading this !

Nee-chan Pernah Bilang:

Gue, Sang Harapan, Si Kebahagiaan dan 7 Buah Dragon Ball....

    Dalam hidup ini, siapa si yang ga' pernah punya harapan apapun selama hidupnya... Entah itu harapan yang sederhana kaya' mau ngerasain makanan Itali, harapan yang besar kaya' pengen nyentuh bulan, harapan yang mustahil kaya' pengen ngejilat harimau ( sebelum dijilat, lo duluan yang di santap sama harimaunya ), sampe keinginan yang aneh kaya' pengen bisa ngeluarin laser dari hidung.

    Yah, apapun itu, harapan adalah hal yang ga' mungkin bisa dipisahin dari kehidupan manusia, siapapun orangnya. Walaupun ga' semua harapan itu bisa diwujudkan, toh tetap aja banyak orang yang berusaha mati-matian supaya harapan mereka bisa jadi kenyataan, bahkan ga' sedikit yang maksain diri buat ngeraih harapannya sampai ngorbanin banyak hal.

    Mungkin banyak orang berpikir, dengan adanya harapan maka dunia ini bakal jadi lebih indah, apalagi kalau seandainya semua orang bisa ngeraih cita-citanya. Yah, pendapat begitu emang ga' salah, tapi coba lo pikir baik-baik... Kalo' seandainya semua orang bisa ngedapetin apa yang mereka mau, bakal jadi apa dunia yang kita tempatin sekarang. Dunia dimana ga' ada lagi orang-orang yang berjuang mati-matian buat ngeraih mimpi mereka. Dunia yang aneh, dimana hal-hal yang sering kali saling bertentangan bisa ada pada saat yang bersamaan, juga dunia yang ngebosenin karena ga' ada lagi hal berharga yang lo mau, karena semuanya udah pasti ada buat lo. Remember guys, justru karna sulit diraih, terbatas dan ga' abadi sesuatu itu bisa jadi sangat berharga. Kalo' semua itu bisa lo dapetin dengan gampang, apa menariknya hidup lo itu ? ga' da lagi yang bikin lo semangat buat ngeraih masa depan, lo juga ga' bakal lagi ngerasain perasaan deg-degan karena cemas kalo semua yang udah lo lakuin ternyata kurang maksimal. Padahal dengan ngerasain itu, lo jadi tau betapa menyenangkannya kalo mimpi lo terwujud suatu saat nanti.

Just Welcome to My First Thread....

    Bingung mau nulis apa di thread pertama ini, akhirnya setelah berpikir susah payah dan bersemedi Gunung Kawi selama sekitar 15 menit ( maaf, gw orangnya bosenan.. ), gw mutusin buat memulai semuanya dengan perkenalan aja... Kan ada pepatah, " tak kenal maka tak sayang  "-klo dah sayang pasti ga bisa ngeluapain muka gw yang imut kronis ini ( narsis dikit lah... hehehe ).


    Jadi begini ceritanya.... Ehemmm
    Alkisah pada suatu hari lahirlah seorang pangeran yang cool, lucu, imut, bersahaja, baik hati serta tidak sombong ( kalee.. ) di sebuah kerajaan yang bernama Town Rang ( Lama kemudian menjadi Tangerang ).

    Pangeran tersebut terlahir di dunia yang indah ini dengan selamat dan dalam keadaan yang sehat, cute dan imut ( katanya si.. ) pada tanggal 1 bulan Agustus tahun 1990, pada hari Rabu Legi tanpa cacat sedikitpun
( alhamdu...lillah ) di atas spring bed sebuah rumah sakit di daerah Barat ( Jakarta Barat lengkapnya ).

    Pangeran yang sebut saja berinisial D-H-I-T-Y-A " ( ini mah bukan inisial odooonngg.. ) tersebut tumbuh menjadi seorang pria yang cukup menyenangkan, walaupun terkesan pendiam pada awalnya, namun semua yang sudah menjadi teman dekatnya pasti akan mengakui betapa 'bocor'-nya dia ( lo kira gw ember plastik gocengan??? ). Diapun dikaruniai wajah yang menurutnya benar-benar sungguh teramat sangat Super Ultra Hyper Deluxe ' Charming ' Climax Extreme ( yang sayangnya tak diakui siapapun...T_T ).

    Ketika kecil sang Raja dan Ratu ( bukan Ian Kasela ma Maia Estianty lho. .) memasukkannya ke tingkat pendidikan paling dasar, yaitu Children's Park ( Taman Kanak-Kanak ) tepatnya di TK. Trisula, dekat sebuah pusat perbelanjaan yang bonavit di Kerajaan Town Rang, " Brand New Market " atau Pasar Anyar...

    Selama sekitar setahun sang Pangeran menganyam-eh, mengenyam pendidikan di tempat tersebut, ia memutuskan untuk melanjutkan hidupnya ( life must keep goes on, Bro ) dan memilih Basic School ( Sekolah Dasar ) di Sekolah Dasar Kerajaan 5 ( inget..ini ceritanya kerajaan, bukan negara, lho ) masih di wilayah Kerajaan Town Rang. Di sana banyak sekali hal berharga yang ia dapat, seperti ilmu baru, teman baru, pengalaman baru, namun sayangnya itu tak berarti ia bisa mendapatkan tali kolor yang baru ( What The... ) ataupun muka baru yang lebih baik ( ini mah udah nasib... And that's why they said life's cruel ! ).

    Enam tahun yang dihabiskannya disana membuat hidupnya beberapa langkah lebih maju... Namun apa daya, sang waktu-lah yang memaksanya untuk segera pergi ( lulus, bukan di DO.. inget ya, bukan di DO ). First Mid School ( Sekolah Menengah Pertama ) adalah tujuan berikutnya.Setelah berunding dengan para Perdana Menteri, Patih, Ajudan, Senopati, Mantri Sunat, juga pewaris ke-8 Mak Erot... Sang Pangeran memutuskan memasuki wilayah pendidikan elite lainnya di kerajaan Town Rang, yaitu Sekolah Menengah Pertama Kerajaan 2 Town Rang...

    Di tempat ini, lebih banyak hal berharga yang ia pelajari dan dapatkan selain ilmu pengetahuan. Pertemanan, sahabat, kawan seperjuangan, bahkan sampai pada cinta pertama... Ya, pada masa ini ia menemukan bentuk sebenarnya dari ' First Love '. Hal itu berawal dari sebuah kejadian tidak sengaja yang sampai saat ini pun masih dianggapnya sangat tidak masuk akal. Pada saat sang Pangeran tengah menikmati istirahat siangnya di suatu akhir pekan, seorang Putri yang entah dari kerajaan mana tiba-tiba muncul di dekatnya. Karena asyiknya sang Putri bercanda dengan teman-temannya, tanpa sengaja kaki sang Pangeran pun terinjak dan Putri tersebut jatuh tersungkur di hadapannya. Beruntung untuk sesaat kaki sang Pangeran berhasil menopang tubuh sang Putri sehingga wajahnya tidak langsung menyentuh tanah. Namun siapa sangka, bukan ucapan terima kasih yang didapatnya, sang Putri malah berucap ' Oi.. kalo nongkrong jangan ngalangin jalan dong... lo kira ni lapangan punya kakek buyut lo??? '  Sang Pangeran yang tidak percaya dengan apa yang baru saja didengarnya hanya bisa bergumam ' Lah, yang meleng siapa? ko' gw yang di salahin? ' Agar masalahnya tidak semakin berlarut-larut, sang Pangeran segera melangkahkan kakinya dengan wajah datar yang sinis, meninggalkan sang Putri yang terlihat sedang membersihkan pasir yang menempel di kakinya dibantu oleh teman-temannya...