Powered by Blogger.

Poling In Lop...

      Poling In Lop ( PIL )... Mungkin ini kata yang paling ga' asing lagi di kuping para pembaca sekalian ( kecuali ada yg biasa denger lewat lobang idung ). Mulai dari anak-anak, remaja, dewasa, kakek-nenek, sampe ABG Tua ( korban dangdut :P ) pasti tau apa itu Poling In Lop..

    Whatt ?? Bukannn... Itu bukan sejenis sensus buat ngukur berapa lebar jamban yang di butuhin seseorang buat poop dengan nyaman. Poling In Lop atau dalam bahasa ABG jaman sekarang disebut " jatoh cinta ", " Addicted ", " shipping ", " crushing " atau " tresno " ( bukan tresno yang jagain mesjid depan kelurahan...) adalah salah satu hal yang paling sering di ucapin sama ABeGe gaul di sinetron-sinetron Indonesia. Rasanya, kadar kegaulan lo bakal berkurang kalo ga' pernah ngerasain apa yang namanya " Poling In Lop " saat remaja. Okey, emang ga' ada hubungannya, forget it eniwey...

   Tapi inilah tema yang mau gw bahas di postingan gw kali ini. It's about " How Love Affect Us ".
Banyak orang yang bingung, dimana dia harus nyari cinta ? Bahkan mungkin banyak yang nanya " apa itu cinta ? " karna ngerasa ga' pernah nemuin cinta. Trust me, Dude, it's simpler than you thought.

    Love, apapun cara lo nyebut itu, adalah sebuah perasaan yang simple, but yet complicated to understand with. Gw pernah ngerasain apa itu " jatuh cinta ", juga apa arti sebenernya dari " kehilangan ". percaya, deh, itu ga' sesimple lo kehilangan duit buat bayar parkiran mal yang rata-rata sekarang mencapai goceng sekali masuk -*sumpah, ini mahal banget buat gw yang kalo mau makan aja harus gigitin kulit pohon dulu.

   Cara paling simple buat tau lo pernah  ngerasain cinta adalah dengan " kehilangan " sesuatu. Ada ungkapan yang bilang, ' cinta ga' bakal pernah tau kedalamannya, hingga tiba saatnya kehilangan '. Dan emang itulah kenyataannya. Trust me, i really know it. Tapi apa itu cara yang lo mau buat ngerasain apa itu cinta ? Maaf, lo orang yang tolol kalo begitu.

    Cinta ada ko' di sekeliling lo kalo lo mau nyoba buat ngerti... Angin yang berhembus waktu lo kepanasan, itu cinta. Air hujan yang jatoh di gurun yang gersang, itu cinta. Matahari yang nerangin dunia lo, itu cinta. Artis blesteran yang kalo' mau naek ojyek pasti becyek, itu juga cinta *mulai ngaco.

    See, love's not as complicated as it's seen. Masalahnya adalah, mereka terlalu sederhana, sehingga lo yang biasa berfikir bahwa cinta adalah sesuatu yang " WAHH " ga' pernah ngertiin itu. Yups, cinta itu sederhana, sesederhana awan yang bergerak di langit, sesederhana mata air yang mengalir di gunung. Yang lo butuhin cuma ngeliat sesuatu dengan cara yang " berbeda ".